Indonesia Undang Para Pakar Energi Terbarukan Dunia

MARINDO-Kebutuhan listrik menjadi hal pokok yang tidak bisa ditunda-tunda. Dalam memenuhi kebutuhan listrik masyarakat, program pembangunan kapasitas listrik 35.000 MW diharapkan menjadi jawaban atas krisis litsrik. Namun di tengah kian menurunnya produksi minyak dunia dan sumber energi lain yang berasal dari fosil, energi terbarukan sebagai energi alternatif menjadi pilihan lain. Semisal energi matahari, angin, gelombang, pasang surut air laut dan lainnya.

Terkait denan energi terbarukan, pada tanggal tanggal 19-23 September 2016 di Jakarta Convention Center akan digelar kegiatan 15th World Renewable Energy Congress 2016 ( 15th WREC). Kegiatan 15th WREC mengusung tema “ Sustainable Energy For All And All For Sustainable Energy” dan akan diisi dengan kongres dan eksebisi. Acara ini juga mengundang investor dari berbagai negara dan rombongan investor terbesar datang dari Italia.

Dalam kongres yang menghadirkan pakar-pakar energi terbarukan berbagai topik antara lain, sistem energi matahari, angin, air laut, panas bumi, nabati, efesiensi dan konversi energi, integrasi energi serta mengundang pula investor renewable energy dari berbagai negara.

“Saya berharap adanya acara 15th World Renewable Energy Congress 2016 akan membawa banyak investor ke Indonesia,” ujar Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan Dan Konservasi Energi, Rida Mulyana, dalam jumpa pers terkait 15th World Renewable Energy Congress 2016, seperti dikutip portal berita Kementerian ESDM, Kamis (15/9).

Untuk itu, Rida berharap dalam dalam 15th World Renewable Energy Congress 2016 harus diagendakan acara investment forum, market place atau business forum.

Menjawab harapan Dirjen EBTKE, Rida Mulyana, Ketua Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia yang juga penyelenggara kongres, Suryadarma mengatakan, pihaknya sudah menjalin kerjasama dengan beberapa international trade dari masing-masing kedutaan ada Italian trade, ada Canadian trade kemudian ada dari new Zealand trade mereka semua membuat forum-forum dalam rangka menggiring investment forum.

“Mereka sudah mengatur jadwal dengan panitia supaya tidak bentrok antara satu dengan yang lain,” ujar Suryadarma.

WREC merupakan forum pertemuan para ilmuwan, pembuat kebijakan, pakar, pemimpin bisnis dan industri, organisasi masyarakat madani, operator, investor dan lembaga keuangan, organisasi donor internasional yang terlibat dalam upaya global untuk mendorong peningkatan pemanfaatan energi bersih dan terbarukan. Para peserta kongres juga akan saling berbagi pengetahuan dan inovasi terbaru serta berbagi pengalaman praktik dalam pengembangan dan pemanfaatan energi terbarukan dan upaya efisiensi energi.

WREC ke 15 pelaksanaannya dilakukan bersamaan dengan acara 5th Indonesian Renewable Energy &Energy Conservation Summit (5th IRES) yang menghadirkan sejumlah pimpinan kementerian dan lembaga, seperti Komisi VII DPR RI, Menteri ESDM, Perindustrian, Keuangan, Agraria dan Tata Ruang, Lingkungan HIdup, AFD, GIZ, USAID dan DANIDA. [sf]

443 total views, 3 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *