Capt. Arifin Soenarjo Jadi “Irup” Penutupan Diklat Keahlian Pelaut I Angkatan XLIII STIP Jakarta

Para peserta Diklat Tingkat I tersebut telah dididik  sesuai STCW convention 1978 amandemen 1995 dan amandemen Manila 2010. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 7 tahun 2000 maka mereka yang telah menyelesaikan pendidikan tingkat I melekat pada dirinya  predikat Master Mariner untuk ANT-I dan Master Marine Engineer (untuk ATT-I).

MARINDO–Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) salah satu lembaga diklat  kepelautan milik pemerintah di bawah Kementerian Perhubunhan, pada hari ini (Rabu 19 Oktober 2016) menggelar upacara penutupan Diklat Keahlian Pelaut Tingkat I Angkatan XLIII tahun 2016.

Acara tersebut diselenggarakan  di Auditorium STIP Jakarta dan selaku Inspektur Upacara (Irup) adalah  Kapusbang SDM Perhubungan Laut, BPSDM Perhubungan Capt. Arifin Soenardjo, M.Hum. Penutupan diklat ditandai dengan pengalungan samir oleh Inspektur Upacara dan penyerahan sertifikat oleh Puket (Pembantu Ketua)  II STIP Jakarta.

Diklat Pelaut Tingkat Angkatan XLIII itu diikuti oleh 60 Perwira Siswa terdiri dari Ahli Nautika Tingkat I (ANT-I) 36 orang dan Ahli Teknika Tingkat I (ATT-I) sebanyak 24 orang. Turut mendamping dalam mimbar upacara antara lain Puket II Heru Widada, MT, MM, Kabag Administrasi Akademik Dan Ketarunaan Capt. Sukirno, M.Mar, Kabag Administrasi Dan Keuangan Boedojoe Wiwoho, MT dan sejumlah pejabat terkait lainnya.

Dalam salah satu laporannya, Kabag Administrasi Akademik Dan Ketarunaan Capt. Sukirno, M.Mar mengatakan, para peserta Diklat Tingkat I tersebut telah dididik  sesuai STCW convention 1978 amandemen 1995 dan amandemen Manila 2010. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 7 tahun 2000 maka mereka yang telah menyelesaikan pendidikan tingkat I melekat pada dirinya  predikat Master Mariner untuk ANT-I dan Master Marine Engineer (untuk ATT-I).

Inspektur Upacara Capt. Arifin Soenardjo, M.Hum. dalam amanatnya menyampaikan selamat atas keberhasilan peserta diklat Tingkat I menyelesaikan seluruh rangkaian selama diklat. Ia juga berpesan, lembaga diklat kepelautan masih sangat membutuhkan dosen atau pengajar, dan jika ada yang telah jenuh bekerja di laut maka pihaknya sangat terbuka bagi mereka yang ingin mengabdikan diri sebagai dosen atau pengajar. Di penghujung acara suasana kian semarak karena dihibur oleh artis Dewi Yull dengan senandung khasnya (HBB).

347 total views, 1 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *