Peran Penting Penerbangan Perintis Dukung Poros Maritim Nasional

Transportasi udara diharapkan dapat menyelesaikan adanya disparitas harga logistik yang ada di wilayah timur dan barat.

MARINDO–Salah satu program yang dicanangkan oleh Kabinet Kerja adalah meningkatkan aksesibilitas orang dan barang di seluruh Indonesia, dengan memanfaatkan aset laut. Upaya tersebut diwujudkan dalam bentuk Poros Maritim Nasional. Program tersebut tidak hanya memanfaatkan moda transportasi laut, namun juga transportasi udara khususnya helicopter, yang berperan dalam mewujudkan Poros Maritim nasional.

“Kalau kita bicara mengenai maritim, tidak akan berarti tanpa kita dapat mendistribusikan logistik ke lokasi-lokasi yang sulit yang hanya bisa dilakukan oleh sektor penerbangan,” ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada saat menjadi keynote speaker di seminar Indo Aerospace Feat Indo Helicopter Forum di JIExpo Kemayoran, (3/10).

Menurut Menhub, sejalan dengan program Nawacita, pemerintah melakukan suatu upaya keseimbangan daerah barat dan timur. Terang saja, saat ini ada disparitas harga logistik yang ada di wilayah timur dan barat. Hanya aviasi yang dapat menyelesaikan masalah tersebut.

Untuk itu, katanya, dibutuhkan kerjasama semua pihak khususnya pilot-pilot Indonesia untuk mewujudkan program konektivitas yang menggabungkan rute-rute tol laut, short sea shipping dan rute perintis udara khususnya di wilayah Papua dan Papua Barat, yang diutamakan untuk distribusi logistik sehingga disparitas harga di wilayah tersebut dapat diturunkan.

Pemerintah juga mengharapkan adanya upaya yang lebih kuat dari Ikatan Pilot Indonesia untuk dapat mendedikasikan diri dan profesionalisme profesinya kepada dunia penerbangan perintis di Indonesia.

“Di Papua itu ada banyak rute-rute yang menantang. Ini suatu tantangan bagi pilot Indonesia. Kita harapkan asosiasi pilot dapat melakukan suatu studi yang lebih mendalam tentang apa yang dapat dilakukan dunia aviasi di sana,” ujar Budi.

Budi juga mengharapkan agar Ikatan Pilot Indonesia dapat memberikan catatan atau masukan sebagai pembelajaran kepada pilot-pilot muda mengenai kondisi penerbangan di wilayah Papua.

Ketua Ikatan Pilot Indonesia, Bambang Adisurya Angkasa berharap seminar tersebut dapat memberikan pemahaman kepada para stakeholder bahwa transportasi udara, penerbangan perintis, dan helikopter sangat efektif dalam hal mendukung Poros Maritim.

“Untuk itu perlunya para pilot untuk meng-update pengetahuan tentang performance based navigation (PBN),” ujar Bambang. [nss]

196 total views, 1 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *