Menhub Pantau Pelayanan Pelabuhan Priok

Budi Karya mengharapkan  berbagai pihak untuk memperbaiki pelayanan di Pelabuhan Tanjung Priok. Dia ingin semua pihak bekerja sama untuk meningkatkan pelayanan di pelabuhan

MARINDO—Menteri Perhubungan Budi Karya pada hari Minggu, 6 November 2016 melakkukan pantauan pelayanan di Pelabuhan II Tanjung Priok. Kunjungan yang ke-4 kalinya sejak menjabat beberapa bulan lalu itu disambut oleh Direktur Utama IPC Elvyn G. Masassya. Kali ini Menhub didampingi oleh sejumlah pejabat Ditjen Hubla, antara lain Dirjen Hubla Tonny Budiono, Direktur KPLP Victor Vikki Subroto, Direktur Lala, Bay M. Hasani dan direktur Pelabuhan Mauritz Sibarani.

Agenda Budi Karya antara lain membahas soal Transshipment, Waiting time dan kunjungan ke pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas I Tanjung Priok.

Elvyn G. Masassya mengatakan, perusahaan yang dipimpinnya berupaya maksimal memedoni peraturan dan standar bongkar muat yang ditetapkan dalam peraturan Dirjen Perhubungan Laut No. HK.103/2/18/DJPL tanggal 12 Juli 2016. “Dalam hal ini waiting time, Pelabuhan Priok telah memenuhinya dengan catatan kurang dari setengah jam pada Semester I tahun 2016,” katanya.

Budi Karya mengharapkan  berbagai pihak untuk memperbaiki pelayanan di Pelabuhan Tanjung Priok. Dia ingin semua pihak bekerja sama untuk meningkatkan pelayanan di pelabuhan.

“Paling baik nanti saya menugaskan Pelindo meng-copy satu sistem yang paling canggih, paling kompetitif itu berikan pada kita. Tadi saya sudah pertemukan Dirut (Pelindo) dengan Syahbandar, KSOP, untuk membahas tanpa sekat,” kata dia.

Dia menambahkan, perbaikan akan terus didorong oleh pemerintah. Menurut Budi Karya, perbaikan terus dilakukan tanpa memperhitungkan kondisi perekonomian.

“Kalau berbenah tidak mesti ekonomi lagi bagus, kalau ekonomi lagi jelek kita bisa kompetitif alangkah bagusnya. Yang penting memperbaiki diri,” ujar dia.(HBB)

698 total views, 1 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *