KKP Kembali Raih ‘Herudi Technical Award’

Ini kali keempat KKP meraIh penghargaan tersebut, setelah sebelumnya pada 2015, 2013 dan 2012.

MARINDO–Produk perikanan kembali meraih penghargaan Herudi Technical Comittee Award tahun 2016. Ini merupakan kali ketiga produk perikanan meraih penghargaan tersebut. Penghargaan diberikan langsung oleh Menteri Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi kepada Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, pada acara Bulan Mutu Nasional 16 November 2016.

Pemenang Herudi Techinal Comitee Award 2016 dipilih dari 5 komite teknis yang masuk nominasi 5 besar dengan memenuhi 4 kriteria, yakni kinerja sekretariat pengelola komite teknis, penyelesaian rancangan SNI, waktu perumusan SNI dan pemeliharaan SNI.

“Penghargaan ini menunjukkan bahwa KKP benar-benar mengawal perumusan standar produk perikanan untuk meningkatkan daya saing,” kata Direktur Bina Mutu dan Diversifikasi Produk Perikanan KKP Artati Widiarti pada acara Journalist Workshop di Jakarta, Rabu (16/11).

Herudi Technical Award merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan kepada Komite Teknis yang memiliki kinerja terbaik dalam perumusan SNI. Ini kali keempat KKP meraIh penghargaan tersebut, setelah sebelumnya pada 2015, 2013 dan 2012.

Selain itu, pada kesempatan yang sama juga diserahkan penghargaan SNI award 2016 kepada organisasi atau pelaku usaha penerap SNI. Lima Unit Pengolahan Ikan (UPI), baik skala kecil maupun skala besar berhasil mendapatkan penghargaan tersebut, yaitu UD Cindy Group, CV Sakana Indo Prima, UD bening Jati Anugerah, PT sekar Bumi, dan PT Citra Dimensi Arthali.

Artati menjelaskan, penerapan standar merupakan hal yang tidak bisa ditawar oleh para pelaku usaha. SNI menjadi salah satu unsur penting dalam pengawasan mutu produk perikanan serta membangun inovasi dan kreatifitas pelaku pengusaha perikanan.

“Produk perikanan yang telah memenuhi SNI akan memiliki keuntungan bagi produsen, pengguna serta konsumen. Terutama produsen, yang dapat mengembangkan dan menjamin kualitas produknya,” katanya.

Penerapan standar, lanjutnya, merupakan hal penting yang harus dilakukan oleh para pelaku usaha apabila menginginkan produknya tetap berkembang serta mampu berkompetisi dalam era perdagangan bebas saat ini.

Kedua penghargaan tersebut merupakan bentuk komitmen KKP dalam mendorong kualitas produk perikanan di tengah persaingan yang semakin ketat dan menjamin kesehatan serta keamanan konsumen baik dalam maupun luar negeri.

“Ini juga merupakan komitmen KKP untuk membina Unit Pengolahan Ikan skala mikro kecil, menengah, dan besar dalam menerapkan standar di unit pengolahan ikannya untuk menjaga mutu dan keamanan produk perikanan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, KKP akan tetap selalu konsisten melakukan pembinaan secara intensif terutama dalam rangka pemenuhan produk hasil perikanan terhadap standar baik melalui SNI dan juga Sertifikat Kelayakan Pengolahan.
“SNI yang dirumuskan Komite Teknis 65-05 adalah SNI yang harus bisa diterapkan oleh pelaku usaha (applicable) dan tidak memberatkan, harus sesuai dengan kebutuhan pasar dan tentu saja harus harmonis dengan standar Internasional,” tandasnya. [nss]

615 total views, 1 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *