Peringatan 1 Tahun STKBM Priok, Putar Film Dokumenter “Sisi Pilu” TKBM

“Ini adalah fakta yang masih menjadi keprihatinan bersama, agar semua pihak yang terkait dengan TKBM, baik regulator, operator pelabuhan serta aktifis serikat lebih lagi membuka mata bahwa pekerjaan masih panjang untuk mendongkrak kesejahteraan TKBM di pelabuhan yang katanya pintu gerbang ekonomi,” —-Nurtakim

MARINDO—Serikat Tenaga Kerja Bongkar Muat (STKBM) Pelabuhan Tanjung Priok  hari ini (30 November 2016) memperingati hari jadinya yang ke-1 di Terminal Penumpang Pelabuhan Priok. Hadir dalam  hajatan “potong tumpeng” ini  227 KRK (Kepala Regu Kerja) alias mandor.

Yang menarik dari serangkaian acara peringan 1 tahun STKBM Pelabuhan Priok adalah diputarnya film documenter berisikan realititas sisi haru kehidupan TKBM Pelabuhan Priok. Film berdurasi sekitar 15 menit itu  menampilkan sisi miris dan keprihatinan TKBM Pelabuhan Priok sebagai pelabuhan pintu gerbang ekonomi nasional. Antara lain, beratnya pekerjaan yang menantang maut namun ada saja yang tidak dilengkapi alat pelindung diri (APD), upah yang relative pas-pasan sebesar Rp165 ribu per hari dengan status harian lepas (tak kerja tak dapat upah) sampai kehidupan di rumah susun TKBM Cilincing yang kondisinya memprihatinkan.

Ketua Umum STKBM Pelabuhan Priok, Nurtakim mengatakan pihaknya sengaja menampilkan sisi haru dan suram kehidupan TKBM, bukan menampilkan yang manis-manis.

“Ini adalah fakta yang masih menjadi keprihatinan bersama, agar semua pihak yang terkait dengan TKBM, baik regulator, operator pelabuhan serta aktifis serikat lebih lagi membuka mata bahwa pekerjaan masih panjang untuk mendongkrak kesejahteraan TKBM di pelabuhan yang katanya pintu gerbang ekonomi, banyak menghasilkan uang ke negara dan perusahaan, tapi kami yang sering disebut ujung tombak pelabuhan masih sangat memprihatinkan,” kata Nurtakim saat berbincang dengan Maritim Indonesia.

Pada peringatan 1 Tahun STKBM Pelabuhan Priok ini, juga nampak hadir  perwakilan Syahbandar Pelabuhan Priok, Sekper PTP Pelabuhan Priok Kiki M.  Hikmat, Dirut PT MTI,  Sekretaris Eksekutif DPW APBMI Jakarta Aris Hartoyo, Ketua Iknop TKBM Sugito, perwakilan Koperasi TKBM Priok, Sutejo dan perwakilan sejumlah serikat pekerja lainnya. Sedangkan pihak Otoritas Pelabuhan Priok tak hadir dan ini yang disesalkan oleh  Nurtakim. (HBB)

246 total views, 1 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *