Resmi Jadi Dirut, Faik Fahmi Siap Kembangkan PT ASDP Indonesia Ferry

Rencana strategis ke depan, akan ada penambahan 8 kapal di tahun 2017, guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Dengan adanya penambahan kapal tersebut dirinya memprediksi akan ada kenaikan pendapatan di tahun 2017. 

MARINDO— Faik Fahmi yang selama dua bulan menjabat Pelaksana tugas Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), kini secara resmi dia angkat menjadi direktur utama BUMN itu.

“Ini amanah untuk saya, semoga bisa membawa perusahaan ini lebih baik ke depannya. Untuk itu, saya minta dukungan seluruh rekan direksi dan karyawan untuk bersama-sama membangun perusahaan ini,” ujar Faik Fahmi kepada wartawan, Kamis (22/12).

Ia melihat peluang besar yang akan dihadapi ASDP ke depannya, terkait karakteristik Indonesia yang merupakan negara kepulauan. Adanya komitmen Pemerintah dalam mendorong konektivitas (connectivity) antar pulau, serta mendukung penyebaran logistik nasional supaya lebih mudah dan murah.

“Masa depan angkutan itu ada di laut. Hal ini karena karakteristik negara kita adalah kepulauan. Jadi, peran ASDP akan sangat strategis ke depannya,” ujar Faik.

Rencana strategis ke depan, ungkap Faik, akan ada penambahan 8 kapal di tahun 2017, guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Dengan adanya penambahan kapal tersebut dirinya memprediksi akan ada kenaikan pendapatan di tahun 2017. 

Tahun ini perseroan membidik target pendapatan sebesar Rp 2,6 triliun dengan target laba bersih sekitar Rp 250 miliar. “Dari sisi pendapatan saja kita targetkan 2017 paling tidak naik 11 persen dari tahun ini,” jelasnya.

Ia meyakini, dengan adanya penambahan tersebut, PT ASDP bisa melayani lebih banyak lagi jalur penyeberangan yang tersedia saat ini. Terlebih lagi dalam memperluas jalur penyeberangan di wilayah Timur Indonesia.

Lebih jauh Faik mengatakan, saat ini PT ASDP tengah mempersiapkan layanan penyeberangan angkutan Natal dan Tahun Baru 2017. Diperkirakan, dari 10 lintasan penyeberangan terpadat yang dipantau secara nasional, sekitar 3,31 juta orang akan menyeberang atau naik 4,5 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebesar 3,17 juta orang.

“Untuk di lintasan tersibuk Merak-Bakauheni, telah dilakukan berbagai persiapan untuk mengantisipasi terjadinya antrian kendaraan. Prinsipnya, layanan angkutan selama periode Natal dan Tahun Baru harus lancar, aman, nyaman dan selamat,” tuturnya.

Bagi penumpang yang akan menyeberang ke Bakauheni dengan kendaraan kecil (golongan IV penumpang), katanya, dapat memanfaatkan layanan penjualan “portable e-ticketing” yang tersedia di Rest Area KM43 Tol Tangerang-Merak.

“Dengan beli tiket disini, pengguna jasa mendapat akses jalur khusus menuju ke kapal. Tidak perlu antre lagi,” ujarnya.[Nss]

320 total views, 1 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *