BPSDMP-POSSI Jalin Kerjasama Pelatihan Selam

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta agar jajarannya mendukung pariwisata. Untuk itu, bisa mendidik masyarakat terutama di daerah wisata untuk menjadi penyelam bersertifikat.

MARINDO–Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP), Wahju Satrio Utomo, dan Ketua Umum Perngurus Besar Persatuan Olah Raga Selam Seluruh Indonesia (PB POSSI), Mayjen TNI Mar (Purn) Buyung Lalana, menandatangani Kesepakatan Bersama Pendidikan dan Pelatihan di Bidang Penyelaman pada Selasa (7/3) di kantor BPSDMP, Jakarta Pusat.

Kesepakatan ini akan menjadi dasar bagi kedua belah pihak untuk menyelenggarakan diklat penyelaman baik bagi masyarakat ataupun taruna di lingkungan BPSDMP Kementerian Perhubungan.

Kepala BPSDMP, Tommy sapaan akrab Wahju Satrio Utomo, menyampaikan bahwa kerja sama ini juga seirama dengan himbauan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, yang meminta jajarannya untuk mendukung penuh bidang pariwisata.

“Menteri Perhubungan, Bapak Budi Karya Sumadi, meminta agar kita all out mendukung pariwisata, maka kita bisa mendidik masyarakat terutama di daerah wisata untuk menjadi penyelam bersertifikat sehingga bisa berkiprah dan melayani masyarakat,” ujar Tommy.

Hal tersebut menurut Tommy bisa disinergikan sehingga menjadi bagian dari program Kementerian Perhubungan yaitu diklat pemberdayaan masyarakat, dimana tahun ini Kemenhub memberikan 48.335 diklat vokasi gratis kepada masyarakat.

“Dengan kerjasama ini, saya minta bantuan possi untuk mendidik 1000 penyelam tahun ini, dan merupakan bagian dari diklat pemberdayaan masyarakat yang berjumlah 48.335 orang,” jelas Tommy.

Tommy juga menambahkan bahwa untuk diklat penyelaman akan dipilih masyarakat dari daerah-daerah wisata, terutama daerah pantai dan kepulauan, sehingga nantinya bisa berkiprah menunjang objek pariwisata setempat.

“Nanti diklat penyelam kita bagi wilayahnya, khususnya masyarakat yang berada di lokasi-lokasi wisata, kita latih menyelam dengan biaya dari pemerintah, sehingga mereka bisa menjadi guide selam nantinya,” tambah Tommy.

Selain itu, Tommy juga memaparkan tentang manfaat program diklat penyelam jika diterapkan pada taruna transportasi yang ada di kampus-kampus di lingkungan BPSDMP. Menurutnya pada olah raga selam banyak mengandung pembelajaran tentang arti pentingnya budaya disiplin, keselamatan, dan kerja sama tim.

Tommy juga berharap atas dasar kerja sama ini ke depan dapat disusun program sesuai kebutuhan dan wewenang kedua belah pihak, sehingga memberikan efek positif terhadap peserta didik di lingkungan BPSDMP. “Saya ingin menanamkan kepada taruna kecintaan terhadap lingkungan, terutama laut,” ungkapnya.

Ketua Umum PB POSSI, Buyung, sangat mengapresiasi kerja sama ini. Menurutnya, keterlibatan kementerian pada pengembangan olah raga selam sangat bagus guna meningkatkan kecintaan terhadap NKRI. “Sebagai anak bangsa, kita menjaga NKRI melalui kegiatan-kegiatan di pesisir salah satunya kegiatan underwater ini,” ujar Buyung.

Buyung juga menyampaikan bahwa POSSI memiliki kurikulum yang jelas dan teruji serta wajib diterapkan oleh semua instruktur. “Kami memiliki kurikulum yang jelas dan wajib dipakai oleh para intruktur,” ujarnya.

Buyung juga menambahkan bahwa POSSI juga berorientasi pada prestasi dengan mengikuti ajang turnamen bertaraf internasional. “Kami juga berorientasi pada kegiatan-kegiatan prestasi ,tahun 2016 kejuaran dunia di Belanda kita berhasil menyumbangkan emas,” jelas Buyung. [NSS]

280 total views, 1 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *