Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta Sebut Menko Luhut Bohong Soal Hasil Kajian Reklamasi

Pernyataan yang disampaikan Menko Luhut hanya upaya untuk membuat publik semakin bingung dengan sikap pemerintah yang plin plan.

MARINDO–Menko Maritim Luhut Pandjaitan telah berbohong dan kembali mangkir tidak membuka hasil kajian Komite Gabungan Reklamasi Teluk Jakarta. Hal ini terungkap saat sidang lanjutan gugatan informasi publik yang diajukan oleh Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta yang diwakili oleh Indonesia Center for Environmental Law (ICEL).

Dalam sidang Menko Luhut hanya memberikan powerpoint yang sebelumnya diberikan tetapi tidak memenuhi permohonan informasi yang diajukan.

Ketua ICEL Rayhan Dudayev menyatakan, Menko Maritim telah menutup-nutupi hasil kajian yang menjadi dasar sikap inkonsisten terkait reklamasi Teluk Jakarta. “Ini merupakan preseden buruk hak atas informasi sebagai bagian dari hak atas lingkungan,” ujar Rayhan.

Menurut Nelson Simamora, dari LBH Jakarta, dalam persidangan terungkap, wakil dari Menko Maritim hanya menyebut adanya rekomendasi tanpa adanya hasil kajian. Hal tersebut menujukkan tidak ada dasar yang kuat dari Menko Luhut untuk melanjutkan proyek reklamasi dan bertindak sewenang-senang.

“Menko Luhut berbohong dengan akan membuka hasil kajian dari proyek reklamasi Teluk Jakarta. Pernyataan yang disampaikan Menko Luhut hanya upaya untuk membuat publik semakin bingung dengan sikap pemerintah yang plin plan,” timpal Handika Febrian, kuasa hukum Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta.

Sidang lanjutan akan diadakan kembali pada minggu ke III atau IV Bulan Maret 2017 dengan agenda mediasi yang mana pihak termohon diharapkan memberikan kajian yang sesungguhnya. [NSS]

349 total views, 1 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *