Pelni Sigap Lunasi Hutang ke Negara Rp46,16 Miliar

Pelni telah mengembalikan kepada negara sebesar Rp.46,16 miliar dalam dua tahap.

MARINDO–Inspektur Jenderal Kementerian Perhubungan Cris Kuntadi mengapresiasi atas kesigapan PT. Pelni untuk menyelesaikan pengembalian kelebihan pembayaran ke negara. Apresiasi disampaikan karena PT. Pelni yang telah dengan cepat berusaha menyelesaikan hasil temuan Inspektorat Jenderal Kementerian Perhubungan sebelum batas akhir 20 hari.

Menurut Cris, PT. Pelni telah mengembalikan kepada negara sebesar Rp.46,16 miliar dalam dua tahap. Pertama telah disetor ke kas negara sebesar Rp.6 miliar dan kedua disetor ke kas negara sebesar Rp.40,16 miliar dilaksanakan pada tanggal 8 Maret 2017 kemarin.

Cris Kuntadi juga menyatakan, dari hasil pembahasan bersama antara Inspektorat Jenderal Kementerian Perhubungan, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dan PT. Pelni, kekurangan setoran PT. Pelni sebesar Rp.18,7 miliar terdiri dari Rp. 13,35 miliar masih akan dibahas di tingkat internal PT. Pelni dengan melibatkan cabang Ambon, Bitung, Ternate dan Kota Baru.

Sedangkan sisanya sebesar Rp.5,39 miliar merupakan setoran PNBP yang masih perlu dilakukan rekonsiliasi/pencocokan data dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. Jika sudah terdapat titik temu data-data kerugian negara tersebut PT. Pelni akan segera menyelesaikannya.

Pengembalian ke kas Negara oleh PT. Pelni, katanya, merupakan bukti ketaatan auditi untuk menyelesaikan hasil temuan Inspektorat Jenderal Kementerian Perhubungan dan berharap ke depan tidak terjadi lagi temuan yang mempunyai nilai kerugian negara. Untuk itu, Inspektorat Jenderal membuka diri secara luas kepada para auditi/unit kerja obyek pengawasan untuk melakukan konsultasi atau bahkan pendampingan dalam pelaksanaan kegiatan yang mempunyai nilai besar dan resiko tinggi.

“Inspektorat Jenderal Kemenhub kini telah berubah paradigma tidak hanya berperan sebagai Watchdog, namun juga berperan sebagai penjamin mutu (quality assurance) dan konsultan,” katanya.

Lebih jauh Cris menyampaikan, sasaran kinerja Inspektorat Jenderal Kementerian Perhubungan diantaranya adalah meningkatnya kinerja pengawasan dalam rangka mewujudkan Clean Governance. Selain itu, beberapa capain kinerja Inspektorat Jenderal yang patut dicatat sebagai prestasi di antaranya adalah peningkatan kapabilitas APIP (Aparat Pengawasan Intern Pemerintah) level 3 IACM (Internal Audit Capability Model), deklarasi anti pungutan liar. [NSS]

296 total views, 1 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *