65 Tahun, PT. PELNI Melayari Nusantara

PT PELNI saat ini mengoperasikan 26 kapal penumpang yang melayari 90 lebih pelabuhan di Indonesia. PT Pelni juga mengoperasikan 6 kapal Tol Laut, 46 kapal perintis, dan satu kapal ternak, seluruhnya menjalankan penugasan resmi dari Pemerintah.

MARINDO–Mengarungi masa 65 tahun bukanlah hal mudah bagi sebuah korporasi. Berbagai tantangan dan rintangan tentunya silih ganti menghadang. Itulah yang dialami oleh PT PELNI (Persero). Perusahaan transportasi plat merah itu kini masih dapat tegar berdiri dan rnenjadi salah satu ‘power house’ khususnya untuk jasa transportasi laut di negeri ini.

“Berkat optimisme, keyakinan kuat, kerja keras, serta doa dari seluruh Insan PELNI berbagai tantangan dapat dilalui hingga PT PELNI (Persero) ini mencapai usianya yang ke-65 tahun,” ujar Corporate Secretary PT. PELNI (Persero) Didik Dwi Prasetio dalam siaran persnya, Jumat (28/4/17).

Didik mengatakan, usia 65 tahun merupakan usia yang cukup senja bila diukur dengan usia manusia, tetapi bagi sebuah perusahaan, usia tersebut harus terus mengarah pada perbaikan, kekokohan, dan kejayaan sebuah perusahaan.

Dijelaskan, PT. PELNI mengalami pasang surut dan dinamika seiring dengan kebijakan pemerintah, kondisi perekonomian nasional, dan global. Sejak tahun 2014 PT PELNI (Persero), katanya, telah keluar dari raport merah, tidak menjadi BUMN yang rugi dan telah maraih laba. Pada 2013 PELNI rugi Rp 634 milyar. Pada 2014 laba Rp 11,2 milyar. Pada 2015 laba Rp 100, 2 milyar dan tahun 2016 laba Rp 248 milyar.

“Spirit One PELNI menjadi tema untuk menumbuhkan semangat kebersamaan memiki sense of belonging atas perusahaan ini. Semangat perubahan dan yang mampu mengubah mindset agar setiap Insan PELNI berpikir out of the box untuk kemajuan perusahaan,” katanya.

Perubahan logo

Akhmad Sujadi, Manager PR & CSR PT. PELNI (Persero}, menambahkan, pada perayaan HUT ke-65 PELNI melakukan perubahan logo, 17 Project Quick Win, dan holding BUMN. Langkah-langkah transformasi ini bukan hanya menjadi program per direktorat saja, tetapi dukungan dari seluruh Insan PELNI baik yang di Kantor Pusat, Cabang, dan Kapal adalah penting demi kemajuan perusahaan.

Perubahan logo PELNI, katanya, untuk memberikan spirit baru dan segar diharapkan mampu menjadikan perusahaan ini menjadi lebih maju, modern, dan lebih produktif. Sedangkan 17 project quick win yang sudah ditetapkan pada Rapat Pimpinan bersama dengan manajemen diharapkan mampu meningkatkan kinerja perusahaan baik dari sisi teknis, operasional, hingga finansial.

Menurut Sujadi, holding BUMN juga merupakan salah satu transformasi yang perlu dikawal bersama pelaksanaannya. Holding BUMN program pemerintah yang harus kita dukung bersama. PT PELNI harus mempersiapkan diri untuk menghadapinya. Program ini bertujuan agar BUMN bisa semakin kuat dan dapat mendorong efisiensi dan peningkatan investasi.

“Dengan “Spirit One PELNI” yaitu semangat yang mempersatukan insdan PELNI, maka langkah-langkah trasnformasi akan membuat perusahaan semakin maju, menjadi kebanggaan Bangsa Indonesia. Kinerja positif PT. PELNI akan mampu mendorong pergerakan perekonomian dan kesejahteraan bangsa,” ujarnya.

PT PELNI saat ini mengoperasikan 26 kapal penumpang yang melayari 90 lebih pelabuhan di Indonesia. PT Pelni juga mengoperasikan 6 kapal Tol Laut, 46 kapal perintis, dan satu kapal ternak, seluruhnya menjalankan penugasan resmi dari Pemerintah. Pada tahun 2017 ini, PT Pelni berhasil menghubungkan (connecting) jadwal pelayaran kapal penumpangnya dengan kapal perintis. [NSS]

472 total views, 1 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *