Kembangkan Perikanan Daerah, STP Jalin Kerja Sama Peningkatan SDM dengan Pemkab Buton Selatan

Buton Selatan memiliki potensi kelautan dan perikanan yang sangat tinggi. Potensi kelautan dan perikanan tersebut dapat meningkatkan PAD Buton Selatan.

MARINDO–Sekolah Tinggi Perikanan (STP) Jakarta, salah satu satuan pendidikan tinggi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Buton Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara, di bidang pengembangan tri dharma perguruan tinggi dalam rangka peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) Kabupaten Buton Selatan.

Sinergi dan kemitraan tersebut merupakan bagian dari Kesepakatan Bersama yang ditandatangani oleh Ketua STP Mochammad Heri Edy dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kostantinus Bukide mewakili Bupati Agus Feisal Hidayat, didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Buton Selatan Heru Sungkowo, Jumat (14/7/2017), di Buton Selatan.

Ruang lingkup sinergi ini meliputi pembukaan rayon penerimaan taruna/taruni baru di Buton Selatan; penyediaan fasilitas pendukung pendidikan bagi taruna/taruni asal Buton Selatan di STP; serta penyelenggaraan pendidikan, bimbingan teknis, dan rancang bangun desain sarana dan prasarana kelautan dan perikanan bagi aparat dan masyarakat di Buton Selatan.

Pembukaan rayon penerimaan taruna/taruni baru STP di Buton Selatan sudah dilaksanakan tahun ini untuk pertama kalinya. Sebagaimana 16 rayon di daerah lainnya, pendaftaran secara online dimulai sejak 5 April hingga 7 Juli 2017.

Tahap berikutnya yaitu pemberkasan dilakukan pada 10 Juli 2017, yang dilanjutkan dengan proses seleksi hingga 13 Juli 2017. Seleksi/tes terdiri dari uji kemampuan akademik, uji fisik, dan wawancara. Dengan adanya seleksi di rayon daerah, maka para peserta tes tidak perlu pergi jauh ke Jakarta, namun dapat mendatangi rayon terdekat, yang dapat dipilih saat mendaftar online.

Pendaftar yang lolos untuk mengikuti seleksi di rayon Buton Selatan terdiri dari 21 orang jalur khusus dan 48 orang jalur umum. Jalur khusus tersebut merupakan jalur bagi anak pelaku utama kelautan dan perikanan, yakni nelayan, pembudidaya, pengolah, dan pemasar ikan, serta petambak garam.

Ketua STP Heri Edy berkesempatan meninjau langsung bersama Kepala Dinas Heru Sungkowo terhadap proses seleksi penerimaan taruna baru STP di rayon Buton Selatan.

Sementara itu, pengumuman hasil seleksi akan dilakukan pada 15-16 Agustus 2017 secara serempak, baik pusat maupun rayon di daerah. Awal September 2017, para taruna baru tersebut sudah mengikuti perkuliahan di STP Jakarta.

Heri Edy mengatakan, kerja sama yang dilakukan STP adalah untuk meningkatkan kemampuan daerah dalam mengelola sumberdaya kelautan dan perikanan. “STP ditugaskan untuk mengembangkan kapasitas SDM, yang dalam hal ini mudah-mudahan kita bisa memanfaatkan generasi muda dalam mengelola sumberdaya tersebut dengan baik. Tanpa SDM yang kompeten, potensi daerah kurang dapat digunakan dengan baik secara perekonomian,” ujarnya .

Ia melanjutkan, ke depannya perlu dikembangkan Sustainability (keberlanjutan), Innovation (inovasi), dan Productivity (produktivitas), yang disingkat SIP. “Dengan demikian, Buton Selatan insyaallah punya PAD yang memadai. Bagaimana meneningkatkan perekonomian daerah perlu kajian, melalui kerja sama ini kami siap bantu,” tambahnya.

Heri berharap , lulusan STP asal Buton Selatan dapat didayagunakan dengan baik bagi daerahnya. Selain STP, KKP memiliki satuan-satuan pendidikan lainnya di berbagai daerah. Salah satunya akan dibuka Akademi Komunitas di Wakatobi, Sulawesi Tenggara, dengan program studi konservasi dan pariwisata bahari, berjenjang Diploma 1 dan 2. Ia berharap, generasi muda Buton Selatan dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan menjadi peserta didik di Akademi Komunitas Wakatobi.

Sementara itu Sekda Kostantinus mengatakan, pihaknya sangat menyambut baik kerja sama yang dilakukan dengan STP. “Bapak Bupati sangat berkeinginan hadir, namun pada saat yang sama sedang berada di Desa Bahari bagi pengembangan sumberdaya kelautan dan perikanan. Meskipun di tempat yang berbeda, pada waktu yang sama, saat ini kita sedang sama-sama mengembangkan sektor kelautan dan perikanan Buton Selatan,” ujarnya.

Menurutnya, apa yang sudah dilakukan STP, melalui penyelenggaraan seleksi di rayon Buton Selatan, sangat membantu anak-anak Buton Selatan dan sekitarnya untuk meraih kesempatan menjadi peserta didik di STP. Terlebih dengan adanya kebijakan jalur khusus penerimaan peserta didik, sangat membantu anak-anak pelaku utama kelautan dan perikanan, seperti nelayan.

Ia menjelaskan, Buton Selatan memiliki potensi kelautan dan perikanan yang sangat tinggi. Bahkan potensi laut jauh lebih besar daripada potensi darat. Ia berharap potensi kelautan dan perikanan dapat meningkatkan PAD Buton Selatan.

Untuk rencana dibukanya Akademi Komunitas di Wakatobi, pihaknya sangat menyambut baik rencana tersebut. Ia meminta kepada seluruh jajarannya untuk mensosialisasikannya kepada seluruh masyarakat Buton Selatan untuk nantinya dapat meraih kesempatan kuliah yang dibiayai oleh negara, tidak hanya di STP namun juga di Akademi Komunitas. [NSS/AULIA]

 

1,214 total views, 1 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *