Lagi, KKP Tangkap Dua Kapal Ikan Ilegal Asal Malaysia

Kapal ilegal hasil tangkapan

MARINDO–Kapal Pengawas Perikanan milik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil menangkap 2 kapal perikanan asing (KIA) ilegal asal Malaysia di Wilayah Pengelolaan Perikanan Republik Indonesia (WPP-RI) Selat Malaka pada tanggal 15 Agustus 2017.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Waluyo Sejati Abutohir, di Jakarta (16/8) mengatakan, penangkapan dilakukan oleh Kapal Pengawas (KP) Hiu 12 terhadap kapal dengan nama KM. KHF 2228 (68 GT) dengan jumlah awak kapal 5 orang berkewarganegaran Indonesia. Kapal lainnya adalah KM. KHF 1980 (63 GT) dengan awak kapal 5 orang warga negara Thailand.

Kedua kapal tersebut ditangkap karena melakukan penangkapan ikan di perairan Indonesia tanpa ijin dan menggunakan alat tangkap terlarang trawl. Kedua kapal selanjutnya dikawal ke Stasiun PSDKP Belawan, Sumatera Utara, untuk proses hukum oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perikanan.

Sementara, kedua kapal berbendera Vietnam ditangkap oleh KP. Orca 02 di ZEEI Laut Natuna Utara. Kapal yang ditangkap, yaitu KM.BD 96743 TS dengan awak kapal 15 orang warga negara Vietnam, dan KM KNF 7825 dengan awak kapal 14 orang warga negara Vietnam.

Kapal-kapal tersebut ditangkap karena melakukan penangkapan ikan di peraian Indonesia tanpa ijin, kedua kapal tersebut dikawal menuju Satuan Pengawasan Natuna, untuk proses hukum oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil PPNS) Perikanan.

Atas kegiatan yang dilakukan, maka kapal-kapal tersebut diduga melakukan pelanggaran dengan sangkaan tindak pidana perikanan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling banyak Rp. 20 milyar.

Waluyo menambahkan, penangkapan keempat kapal tersebut menambah jumlah kapal perikanan ilegal yang berhasil ditangkap oleh armada Kapal Pengawas Perikanan KKP selama tahun 2017.

Sejak Januari sampai dengan akhir Agustus 2017, telah ditangkap sebanyak 97 kapal perikanan ilegal, dengan rincian 74 KIA dan 23 kapal perikanan Indonesia (KII). Sementara untuk KIA, jumlah terbanyak yang ditangkap adalah kapal berbendera Vietnam sejumlah 63 kapal, berbendera Malaysia 7 kapal, dan Filipina 4 kapal. (NS)

502 total views, 1 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *