TPK Koja Komitmen Jaga Kelancaran Arus Barang di Priok

 TPK Koja bertekad menjaga produktivitas di dermaga sendiri dan terus bekerja keras mengoptimalkan produktivitas dan layanan kepada para pelanggan di dermaga utara PT Jakarta International Container Terminal (JICT).

MARINDO – Terminal Petikemas Koja (TPK) Koja berkomitmen menjaga kelancaran arus barang di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok, agar pelayanan di objek vital nasional itu berjalan dengan baik guna mendukung perekonomian nasional.

“Pelayanan bongkar muat di TPK Koja berjalan normal, sejauh ini tidak ada kendala,” ungkap Corporate Secretary TPK Koja Nuryono Arief, dalam siaran pers Rabu (23/8).

Arief menjelaskan, selain menangani bongkar muat kontainer di dermaga sendiri, sebulan terakhir ini TPK Koja diminta menangani dan memastikan arus barang berjalan lancar di Tanjung Priok berdasarkan Surat OP No. UM.002/17/18/OP.TPK/17.

Dia Dikatakan,  TPK Koja bertekad menjaga produktivitas di dermaga sendiri dan terus bekerja keras mengoptimalkan produktivitas dan layanan kepada para pelanggan di dermaga utara PT Jakarta International Container Terminal (JICT).

Sejauh ini, tutur Arief, tugas yang diberikan kepada TPK Koja bisa dikerjakan dengan baik. Hal ini tidak terlepas dari kerja sama yan baik dengan semua pihak di TPK yang sahamnya dimiliki Pelindo II dan Hutchison Port Indonesia (HPI) itu.

“Kami buktikan dengan pencapaian kinerja bongkar muat di dermaga utara yang sekarang menunjukkan BCH (Box Crane per Hour) begitu juga dengan VOR (Vessel Operating Rate) kinerja lebih baik, terus meningkat seiring dengan penataan lapangan sehingga proses bongkar muat menjadi lebih efisien dan tentunya berdampak kecepatan bongkar muat itu sendiri,” ujarnya.

Menurut Arief, kinerja terminal sudah berjalan sesuai dengan harapan. Meski demikian, apabila ada hal yang perlu dibenahi, pihaknya dengan senang hati menerima masukan agar menjadi lebih baik lagi.

Dia mengatakan kerja sama TPK Koja dengan JICT akan berlangsung sampai dengan 31 Desember 2017 dan akan terus dievaluasi bersama JICT secara bertahap.

“Kami bermaksud menjawab berbagai informasi yang beredar dengan pelayanan yang terbaik kepada para pengguna jasa pelabuhan, khususnya di TPK Koja. Kami sangat mengerti kepentingan dari pengguna jasa,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Arief juga menyebutkan bahwa TPK Koja kini berada di peringkat pertama dalam penerapan good corporate governance (GCG) di antara belasan anak usaha Pelindo II selama 2015 dan 2016.

Dalam penilaian tersebut, TPK Koja meraih angka 82,03 untuk tahun buku 2016, meningkat dari pencapaian GCG pada tahun sebelumnya 73,81.

Menurut Arief, prestasi nilai GCG dua tahun terakhir ini merupakan buah dari kerja sama serta komitment yang tinggi untuk terciptanya tata kelola yang baik di TPK Koja antara pemegang saham, manajemen, dewan pengawas dan karyawan.

“Manajemen mengucapkan terima kasih kepada semua pihak khususnya pekerja TPK Koja atas kerja sama yang baik tersebut sehingga berhasil meraih posisi terbaik dalam penerapan GCG di lingkungan Pelindo II,” ujar Arief.

*Hbb

179 total views, 1 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *