Pendaftaran Angkutan Motor Gratis Lebaran 2018 Telah Dibuka

Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Zulfikri (kedua dari kiri) saat memberikan keterangan pers terkait angkutan motor gratis lebaran 2018.

MARINDO–Melihat besarnya animo masyarakat terhadap angkutan motor gratis (Motis) pada tahun 2017, Pemerintah melaui Ditjen Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan, kembali membuka layanan bagi pemudik yang menggunakan sepeda motor dengan menggunakan kereta api untuk tahun 2018. Pendaftaran angkutan Motis Tahun 2018 dengan kereta api kembali dibuka pada minggu ke-2 Februari 2018, tepatnya tanggal 9 Februari 2018.

Kuota angkutan Motis lebaran tahun 2018 angkanya sama dengan dengan angkutan lebaran pada tahun 2017 yakni 18.096, dengan besaran anggaran Rp 36,5 milyar. Pada angkutan Motis Tahun 2017 total realisasi kuota sebanyak 15.276 peserta (load factor 84%).

Yang membedakan angkutan Motis 2018 dengan tahun 2017 adalah pendaftaran tahun ini diperpanjang, atau tiga bulan sebelum lebaran, sejak Februari sudah bisa mendaftar. Di tahun ini (2018) juga menggunakan aplikasi sehingga pemilik motor bisa mengetahui di mana posisi motornya berada. Apakah motornya masih di Jakarta Gudang atau sudah berada di perjalanan.

Angkutan Motis sendiri telah berjalan sejak tahun 2014. Direktorat Jenderal Perkeretaapian, mencatat bahwa jumlah lintas pelayanan, load factor dan subsidi angkutan Motis meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun 2014 dan 2015 baru tersedia 2 lintas pelayanan, namun sejak pada tahun 2016 hingga 2018 ditambah menjadi 3 lintas pelayanan.

Peminat angkutan Motis pada tahun 2016 sangat tinggi. Hal ini terlihat dari peningkatan peserta dibanding tahun 2015. Di mana angkutan Motis tahun 2016, pemerintah mengalokasikan subsidi Motis sebesar Rp 20 milyar dengan total kuota 15.834 dengan realisasi 11.560 peserta (load factor 73%). Di tahun 2015, jumlah peserta Angkutan Motis tercatat 5.438 dari kuota 9.827 (load factor 55%) dengan subsidi Rp 6,5 milyar. Sementara total peserta angkutan Motis Tahun 2014 tercatat sebanyak 4.538 peserta dari total kuota sebanyak 8.700 (load factor 52%) dengan besaran subsidi Rp 9,2 milyar.

Dirjen Perkeretaapian, Kemenhub, Zulfikri menyatakan, dengan adanya penyelenggaraan angkutan Motis, diharapkan bagi masyarakat yang selama ini masih menggunakan sepeda motor dapat melakukan perjalanan mudik dengan beralih menggunakan layanan yang telah disediakan oleh Pemerintah.

“Sepeda motor pemudik diangkut dengan Angkutan KA gratis sampai ke tempat tujuan, sedangkan penumpangnya dapat memilih menggunakan moda transportasi umum lainnya seperti, KA penumpang ataupun bus,” ujar Zulfikri saat konferensi pers penyelenggaraan Angkutan Motor Gratis (Motis) dengan Kereta Api paada masa Lebaran Tahun 2018, pada Senin (12/2/18).  

Menurut Zulfikri, angkutan Motis 2018 dimaksudkan untuk mewujudkan angkutan Lebaran yang aman, nyaman dan menjamin keselamatan khususnya bagi pemudik yang terbiasa menggunakan sepeda motor selama perjalanan mudik Lebaran. Hal ini demi keselamatan serta kenyamanan bagi pemudik itu sendiri selama perjalanan mudik.

“Kami berharap, dengan adanya kegiatan angkutan Motis dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya yang disebabkan oleh sepeda motor saat penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2018,” pinta Zulfikri.

Wajib mendaftar

Untuk mengikuti angkutan Motis 2018, masyarakat wajib mendaftar serta melengkapi persyaratan dan ketentuan melalui pendaftaran online maupun pendaftaran langsung pada stasiun-stasiun yang telah ditunjuk. Pendaftaran secara online melalui situs mudikgratis.dephub.go.id dan dilanjutkan dengan proses verifikasi langsung peserta yang dilaksanakan pada tanggal 9 Februari 2018 sampai 24 Juni 2018.

Bagi peserta angkutan Motis 2018 akan difasilitasi untuk dapat memesan tiket KA Penumpang maksimal untuk 3 orang, baik KA Ekonomi PSO, KA Ekonomi Non-PSO serta KA Tambahan sampai hari ke-30 penjualan KA Tambahan.

Pendaftaran Angkutan Motis 2018 dilaksanakan di 13 stasiun, yaitu Stasiun Jakarta Gudang, Stasiun Bekasi, Stasiun Jatinegara, Stasiun Kemayoran, Stasiun Tangerang, Stasiun Depok Baru, Stasiun Bogor, Stasiun Serpong, Stasiun Tanjung Priok, Stasiun Cikarang, Stasiun Cimahi, Stasiun Bandung, dan Stasiun Kiaracondong. Pendaftaran langsung motor untuk arus balik, dilaksanakan di Stasiun persinggahan KA Motis di daerah-daerah yang dilaksanakan pada tanggal 9 Mei s/d 24 Juni 2018. 

Masa Angkutan Motor Gratis Tahun 2018 akan dilaksanakan selama 13 hari, yaitu:
untuk arus mudik dilaksanakan selama 6 hari dimulai dari tanggal 8 sampai 13 Juni 2018. Untuk arus balik dilaksanakan selama 7 hari dimulai dari tanggal 19 Juni sampai 25 Juni 2018.Sementara 3 lintas pelayanan angkutan Motis tahun 2018 yaitu; Lintas Utara : Sta. Jakarta Gudang  – Sta. Cikarang – Sta. Cirebon Prujakan – Sta. Tegal – Sta. Pekalongan – Sta. Semarang Tawang – Sta. Ngrombo – Sta. Cepu – Sta. Bojonegoro – Sta. Babat – Sta. Surabaya Pasarturi

Lintas Selatan I : Sta. Jakarta Gudang  – Sta. Cikarang – Sta. Cimahi – Sta. Sta. Kiaracondong – Sta. Tasikmalaya – Sta. Banjar  – Sta. Sidareja  – Sta. Maos – – Sta. Kroya – Sta. Gombong – Sta. Kebumen – Sta. Kutoarjo. Lintas Selatan II : Sta. Jakarta Gudang  – Sta. Cikarang – Sta. Cirebon Prujakan – Sta. Purwokerto – Sta. Kroya – Sta. Kutoarjo – Sta. Lempuyangan – Sta. Klaten – Sta. Purwosari – Sta. Madiun – Sta. Kertosono – Sta. Kediri – St. Tulungagung – Sta. Blitar.

Masing-masing lintas layanan akan dioperasikan 1 rangkaian KA barang, dengan total kapasitas angkut KA barang dalam satu hari  sebanyak 1.392 sepeda motor. Sehingga selama penyelenggaraan Motis tahun 2018 yang berlangsung selama 13 hari, kapasitas sepeda motor yang dapat diangkut oleh KA Barang tersebut sebanyak 18.096 sepeda motor.

Sementara ketentuan motor yang didaftarkan untuk Angkutan Motis Tahun 2018 adalah motor dengan kapasitas maksimal 150 Cc, tidak boleh dimodifikasi (kecuali motor untuk difabel), pendaftar harus memiliki KTP, SIM dan STNK. [tim]

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *