Program Padat Karya Jadi Prioritas Ditjen Budidaya

Tambak udang intensif salah satu usaha padat modal.

MARINDO–Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada tahun 2018 akan fokus melaksanakan program prioritas padat karya. Program ini dipastikan mampu menyerap tenaga kerja lokal secara massal, menggerakan ekonomi lokal dan berdampak luas bagi masyarakat sekitar.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, KKP, Slamet Soebjakto mengatakan, tahun 2018 ini anggaran DJPB tetap difokuskan untuk stakeholder, salah satunya pada program padat karya. Karena jika dilihat dari anggaran DJPB yang dialokasikan untuk stakeholder mencapai 80,04% dan hanya 19,96 % untuk dukungan manajemen.

“Program padat karya andalan DJPB pada tahun 2018 adalah kegiatan pembangunan embung, rehabilitasi saluran irigasi/kolam dan budidaya ikan sistem minapadi. Program tersebut dipilih karena mampu menyerap tenaga kerja lokal secara massal,” ujar Slamet dalam keterangannya terkait dengan program prioritas DJPB di tahun 2018, di Jakarta (Rabu, 20/02).

Anggaran DJPB untuk stakeholder diimplementasikan dalam bentuk program-program prioritas perikanan budidaya, yaitu sarana dan prasarana budidaya meliputi 250 paket minapadi, 20 paket bantuan ikan hias, dan 150 paket budidaya lele bioflok. Kemudian bantuan pakan ikan berupa 50 paket pakan mandiri dan 1 unit pabrik pakan skala medium.

Selain itu, DJPB juga melanjutkan pelaksanaan SKPT di 3 lokasi, dukungan benih sebanyak 155 juta ekor dan 425 ribu ekor bantuan induk, serta 8 paket kebun bibit rumput laut. KKP juga akan merealisasikan operasional KJA offshore di 3 lokasi, 5000 Ha asuransi pembudidaya, pembangunan embung 1 lokasi dan rehabilitasi saluran irigasi tambak/kolam 16 paket dan dukungan 40 unit ekscavator.

Slamet juga menekankan bahwa program prioritas DJPB tersebut ditujukan agar dapat menyerap sebanyak mungkin tenaga kerja, meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat, serta dapat dirasakan langsung oleh pembudidaya. “Oleh karena itu, prinsip-prinsip program padat karya menjadi salah faktor dalam menyusun program prioritas lingkup DJPB,” tutupnya. [nss]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *