TPK Koja Gelar Donor Darah

Jakarta, Maritim Indonesia – Bertempat di Gedung Terminal Peti Kemas (TPK) Koja Lantai 5, Tanjung Priok, TPK Koja kembali melaksanakan aksi donor darah, yang merupakan agenda rutin yang pelaksanaannya dilakukan 4 kali dalam setahun, Selasa (24/9).

Selain karyawan dan para pekerja di TPK Koja, pendonor lainnya adalah karyawan dari beberapa instansi terkait di Pelabuhan Tanjung Priok dan stakeholder lainnya, yang memang telah rutin sebagai pendonor di agenda kegiatan TPK Koja tersebut.

“Kegiatan donor darah kali ini adalah yang ketiga di tahun 2018, dan kegiatan donor darah yang keempat rencananya akan di laksanakan  pada bulan Desember mendatang,” kata Humas TPK Koja, Agus Sugiyanto yang membuka acara tersebut dengan didampingi Supervisi Humas TPK Koja Nurdin Jaka Laksana.

Agus Sugianto, Kahumas TPK Koja

Dalam sambutannya, Agus Sugianto yang mewakili manajemen TPK Koja, mengucapkan terimakasih kepada peserta atas terselenggaranya kegiatan donor darah dilingkungan perusahaan, dan berharap semoga kegiatan donor darah yang merupakan program CSR tersebut, tercatatkan sebagai pahala yang berkah dari Allah SWT, dan darah yang disumbangkan berguna dan bermanfaat bagi yang menerimanya.
“Karena setetes darah yang kita sumbangkan, sangat berguna sekali bagi yang menerima. Secara kemanusiaan dapat menolong dan menyelamatkan jiwa manusia yang membutuhkan,” ungkap Agus Sugianto.

Sementara itu, Supervisi Humas TPK Koja Nurdin Jaka Laksana mengatakan,  yang bertindak sebagai petugas medis adalah Palang Merah Indonesia (PMI) dari Kramat Jaya – Jakarta Pusat. Sebelum mendonorkan darahnya, pendonor terlebih dahulu harus diseleksi dengan melewati berbagai rangkaian pemeriksaan kesehatan. Tujuannya agar si pendonor benar- benar dalam kondisi sehat, sehingga darah yang didonorkan aman bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Untuk pendonor darah hari ini, kita menargetkan kurang lebih 60 atau 70 orang dan semuanya terseleksi dari petugas bagian medis Palang Merah Indonesia. Jika pendonor saat diperiksa HB darahnya rendah, maka petugas donor tidak akan mengijinkan untuk donor,” ujar Nurdin.*** [Ire Djafar]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *