Koperasi TKBM Didorong Miliki Saham Pelabuhan

Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) didorong untuk mengembangkan
usaha-usaha lainnya yang tidak hanya kegiatan jasa bongkar muat. Hal
tersebut diungkapkan Ketua Umum Serikat Tenaga Kerja Bongkar Muat
(KSTKBM),  Nurtakim, dalam kegiatan Musyawarah Kerja ke-2 serikat
tersebut pada Kamis (28/11), di Jakarta.

Menurutnya, selama ini
Koperasi TKBM hanya fokus sebagai penyedia TKBM. Padahal, banyak sekali
usaha-usaha lainnya yang bisa digarap untuk meningkatkan kesejahteraan
anggota.

Saat ini jumlah TKBM di Pelabuhan Tanjung Priok tercatat sebagai anggota koperasi sebanyak 2400 orang.

“Jika
memungkinkan, Koperasi TKBM juga bisa membeli saham anak-anak usaha
pelabuhan yang selama ini diperdagangkan di lantai bursa,” terangnya.

Nurtakim
beranggapan sulitnya meningkatkan kesejahteraan TKBM karena belum
tergarapnya peluang-peluang usaha di pelabuhan yang sebetulnya bisa
dikelola koperasi. Dia mencontohkan kegiatan pengadaan barang dan jasa
di pelabuhan yang bisa dilakukan koperasi.

Ditambahkan Nurtakim,
potensi ke arah itu sangat besar mengingat hingga saat ini Koperasi
TKBM merupakan satu-satunya wadah penyedia kegiatan jasa bongkar muat di
pelabuhan.

“Jika koperasi kurang modal, bisa bekerja sama dengan
pihak ketiga atau melibatkan anggota sesuai prinsip saling
menguntungkan,” katanya.

Nurtakim berharap dengan kepengurusan koperasi yang lebih profesional bisa meningkatkan kesejahteraan anggota dan keluarganya.

Regenerasi
Selain
berinovasi di bidang usaha, Nurtakim menyebut proses regenerasi anggota
TKBM harus terus dilakukan. Tujuannya agar kompetensi TKBM sesua dengan
kebutuhan SDM bongkar muat yang makin canggih.

“Di sinilah pentingnya sinergi antara koperasi dengan para stakeholder di pelabuhan agar proses regenerasi berjalan lancar,” pungkasnya. *** [Lutfhi Zaid]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *