Pendapatan Kapal Pesiar, Pelindo III Regional Bali Raih Cuan Puluhan Miliar

Kapal Cruise sandar di Pelabuhan Benoa Bali (Foto: detikcom)

Benoa, Bali, Maritim Indonesia

HILIR MUDIK wisatawan mancanegara di Bali melalui jalur laut cukup tinggi. Terbukti pendapatan pertahun melalui sektor pariwisata kapal pesiar (Cruise) di Pelabuhan Pelindo III Regional Bali Nusa Tenggara pertahun, mencapai angka puluhan miliar.

GM Pelindo III Regional Bali Nusa Tenggara, Anak Agung Gede Agung Mataram menyampaikan, kunjungan wisatawan kapal pesiar di Pelabuhan Benoa yang dikelola BUMN Pelindo III ini, kenaikannya cukup signifikan setiap tahunnya.

Bahkan ujarnya, kisaran pendapatan mencapai angka lebih dari Rp 23 miliar pertahun. Itu dari total 60-70 cruise skala besar. Belum lagi yang skala kecil. “Selain itu, kami juga tengah melakukan pembenahan area pelabuhan, seperti zona perikanan dan BBM,” ucapnya kepada wartawan, Kamis (26/12/2019).

Saat disinggung apakah Pelabuhan Trisakti Banjarmasin nantinya juga dapat menjadi pelabuhan yang mampu menarik wisman melalui kapal pesiar? Dirinya mengatakan, bisa saja. Namun itu harus ditopang dengan adanya destinasi wisata.

“Kalau Kalsel mau, kuncinya destinasi wisata. Termasuk menjaga keramahan dan memberikan kenyamanan bagi pengunjung, serta kedalaman pelabuhannya juga harus sesuai. Kalsel kemungkinan bisa mewujudkan itu,” katanya seperti dikutip Berita Kalimantan.

Di tempat yang sama, GM Pelindo III Regional Kalimantan mengatakan, saat ini Dermaga Pelabuhan Trisakti Banjarmasin dengan panjang 510 meter, dan kedalaman kolam 7 meter, sudah dapat menampung kapal dengan panjang 110-150 meter.

Kemungkinan, ke depan kedalaman kolam akan kembali ditambah, guna meningkatkan kemampuan daya tampung untuk kapal dengan skala besar di pelabuhan kebanggaan masyarakat Banua ini.

Memang, ia mengakui, Pelabuhan Trisakti Banjarmasin saat ini bergelut di sektor bongkar muat peti kemas dan kapal penumpang. Tapi, pihaknya pun telah melakukan upaya peningkatan fasilitas pelabuhan. Dan itu sebagai wujud dukungan kepada pemerintah dalam rangka pengembangan pariwisata di Kalsel.

“Jadi perlu adanya perluasan wilayah pelabuhan. Serta adanya komitmen pemerintah untuk memajukan wisata. Kemungkinan kalau Pelindo dan pemerintah setempat bersinergi dengan baik, itu bisa terwujud,” bebernya.*** [Hafidz/BK]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *